Di era serba digital, umat Islam dituntut untuk bijak dalam menggunakan teknologi. Media sosial, website, dan aplikasi kini menjadi ruang baru bagi dakwah. Jika dulu kita mendengar ceramah hanya di masjid, sekarang ilmu bisa hadir di genggaman melalui smartphone.

Melek digital Islami berarti kita tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga produsen konten yang baik. Dengan literasi yang tepat, kita bisa memilah mana berita hoax dan mana informasi yang benar. Lebih dari itu, dunia digital bisa menjadi ladang amal jariyah jika kita gunakan untuk menyebarkan kebaikan. Seperti sabda Rasulullah ﷺ: “Sampaikanlah dariku walau satu ayat.” (HR. Bukhari). Maka, setiap share konten Islami yang bermanfaat bisa bernilai pahala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *